Partikel dengan energi E lebih rendah dari penghalang Vโ tetap punya peluang menembusnya โ sesuatu yang mustahil dalam fisika klasik. Lihat fungsi gelombang meluruh di dalam penghalang dan muncul kembali di sisi lain.
๐ Baca materiPenghalang yang lebih tipis dan lebih rendah membuat peluang menembus (T) jauh lebih besar. Efek ini dipakai pada mikroskop STM dan peluruhan radioaktif alfa.
Bayangkan kamu melempar bola ke sebuah bukit, tapi tenaga lemparanmu tidak cukup untuk sampai puncak. Dalam fisika klasik, bola pasti menggelinding balik โ 100% kepastian. Tetapi di dunia kuantum, partikel kadang tiba-tiba muncul di sisi lain bukit tanpa pernah melewati puncaknya. Inilah terowongan kuantum (quantum tunneling).
Sisa gelombang yang lolos itu berarti ada peluang partikel ditemukan di seberang. Peluang itulah yang disebut koefisien transmisi (T). Semakin tinggi dan tebal penghalang, semakin kecil T โ tapi hampir tidak pernah benar-benar nol.