Lab Kuantum/

Radiasi Benda Hitam

Setiap benda panas memancarkan cahaya. Teori klasik gagal total meramalkannya — ia memprediksi energi tak hingga pada gelombang pendek ('bencana ultraviolet'). Planck memperbaikinya dengan menganggap energi terkuantisasi, dan inilah kelahiran fisika kuantum (1900).

Suhu Benda

Suhu (T)4000 K

Pengukuran

Puncak (Wien)725nm
Daya (∝T⁴)1452rel

Puncak di inframerah — tampak merah redup.

Dua Hukum

λ_puncak·T = tetap (Wien)
P ∝ T⁴ (Stefan-Boltzmann)

Makin panas: puncak bergeser ke biru (benda berubah merah→putih) dan total energi melonjak ∝ T⁴.

📖

Memahami Konsepnya

Panaskan sepotong besi: mula-mula merah membara, lalu jingga, kuning, hingga putih menyilaukan. Mengapa warnanya berubah dengan suhu? Pertanyaan sederhana ini hampir meruntuhkan fisika di akhir tahun 1800-an — sampai Max Planck menemukan jawaban radikal yang melahirkan seluruh fisika kuantum.

💥 Bencana ultraviolet

Teori klasik (Rayleigh-Jeans) meramalkan benda panas memancarkan energi tak hingga pada gelombang pendek (ultraviolet). Jelas mustahil — kalau benar, menyalakan oven akan memanggang seisi ruangan dengan sinar-X!

🎁 Solusi Planck: paket energi

Planck menebak energi cahaya hanya bisa keluar dalam paket diskrit(E = hf). Paket untuk gelombang pendek sangat "mahal", sehingga jarang terpancar. Kurva pun menukik turun di UV — cocok sempurna dengan pengamatan.
λ_puncak · T = 2,898 × 10⁶ nm·K
Hukum pergeseran Wien: makin tinggi suhu, makin pendek panjang gelombang puncaknya (bergeser ke biru). Plus hukum Stefan-Boltzmann: total daya yang dipancarkan sebanding dengan T⁴.
💡
Bayangkan begini: bayangkan mesin penjual energi yang hanya menerima uang pas dalam koin pecahan tertentu. Untuk cahaya biru/ungu, koin yang dibutuhkan bernilai sangat besar — kebanyakan benda "tak mampu membayar", jadi sangat sedikit cahaya UV yang keluar. Inilah yang memotong "bencana" klasik.
🌍
Di Dunia Nyata: Hukum ini dipakai untuk mengukur suhu bintang dari warnanya (bintang biru lebih panas dari merah), mendesain lampu pijar & termometer inframerah, dan mempelajari sisa cahaya Big Bang (radiasi latar kosmik 2,7 K) — salah satu spektrum benda hitam paling sempurna yang pernah diukur.

🧪 Coba Lakukan Ini

  • 1.Naikkan suhu dari 1000 K ke 10000 K. Perhatikan bola pijar di pojok berubah dari merah redup → kuning → putih kebiruan.
  • 2.Amati puncak kurva (titik kuning) bergeser ke kiri (panjang gelombang lebih pendek/biru) saat suhu naik — itulah hukum Wien.
  • 3.Lihat tinggi & luas kurva melonjak drastis dengan suhu — energi total ∝ T⁴ (Stefan-Boltzmann).
  • 4.Nyalakan kurva klasik. Lihat ia menukik ke tak-hingga di sisi kiri (gelombang pendek) — 'bencana UV' yang dipecahkan Planck.