Lab Kuantum/

Partikel dalam Kotak

Partikel terkurung dalam sumur potensial tak hingga hanya boleh memiliki energi tertentu (terkuantisasi). Energinya tumbuh sebagai n², dan tiap tingkat punya jumlah simpul (node) yang khas pada fungsi gelombangnya.

Bilangan Kuantum

Tingkat energi (n)1
Energi (Eₙ)1E₁
Jumlah Node0

Tampilan

Rumus

Eₙ = n²·h² / 8mL²

Tidak ada keadaan dengan E = 0 — bahkan keadaan dasar (n=1) tetap punya energi titik nol. Kotak yang lebih sempit (L kecil) menaikkan semua tingkat energi.

📖

Memahami Konsepnya

"Partikel dalam kotak" adalah model paling sederhana dalam mekanika kuantum: satu partikel terjebak di antara dua dinding yang tidak mungkin ditembus (sumur potensial tak hingga). Walau sederhana, model ini mengungkap salah satu gagasan terpenting fisika kuantum: energi itu terkuantisasi — hanya nilai tertentu yang diizinkan.

🎸 Seperti senar gitar

Partikel di dalam kotak berperilaku seperti gelombang yang terjebak. Sama seperti senar gitar yang ujungnya terikat, hanya gelombang dengan jumlah gelombang "pas" yang bisa bertahan: setengah gelombang, satu gelombang, satu setengah, dan seterusnya.

🪜 Energi bertingkat

Tiap bentuk gelombang yang diizinkan punya energinya sendiri. Partikel tidak boleh punya energi sembarang — ia harus berada di salah satu "anak tangga" energi. Tidak ada nilai di antaranya.
Eₙ = n²·h² / 8mL²
Energi tingkat ke-n sebanding dengan n². Jadi tingkat-tingkatnya makin renggang ke atas: E₁, 4E₁, 9E₁, 16E₁... Kotak lebih sempit (L kecil) menaikkan semua tingkat energi.

🔢 Bilangan kuantum (n)

Angka n = 1, 2, 3, ... menandai tingkat energi. Makin besar n, makin tinggi energinya dan makin banyak "simpul" (titik diam) pada gelombangnya. Tingkat n punya n−1 simpul.

📊 ψ vs |ψ|²

ψ (psi) adalah fungsi gelombang — bisa positif atau negatif dan berosilasi. |ψ|² (kuadratnya) adalah peluang menemukan partikel di tiap titik — selalu positif. Coba tombol ψ ↔ |ψ|² untuk membandingkan.
💡
Bayangkan begini: seperti tangga, bukan lereng. Saat menaiki lereng, kamu bisa berhenti di ketinggian mana saja. Tapi di tangga, kamu hanya bisa berdiri di anak tangga tertentu — tidak mungkin melayang di antara dua anak tangga. Energi partikel kuantum persis seperti anak tangga itu.
🌍
Di Dunia Nyata: Model ini menjelaskan warna titik kuantum (quantum dots) pada layar TV QLED: kotak yang lebih kecil → tingkat energi lebih renggang → memancarkan cahaya berwarna berbeda. Prinsip yang sama menjelaskan mengapa molekul tertentu menyerap warna cahaya tertentu.

🧪 Coba Lakukan Ini

  • 1.Geser n dari 1 ke 6. Perhatikan jumlah 'gelombang' di dalam kotak bertambah, begitu juga energinya (lihat diagram tingkat di kiri).
  • 2.Bandingkan lompatan energi: dari n=1 ke n=2 selisihnya jauh lebih kecil daripada n=5 ke n=6. Energi tumbuh sebagai n².
  • 3.Aktifkan mode |ψ|². Untuk n=2, perhatikan ada satu titik di tengah yang peluangnya NOL — partikel tak pernah ditemukan di situ!
  • 4.Perhatikan bahwa tingkat terendah (n=1) tetap punya energi, tidak nol. Inilah 'energi titik nol'.